Andai kamu tak pernah mencintai, siapa dirimu saat ini?
Andai kamu tak pernah mencintai, mungkin kamu takkan bersahabat dengan gincu di
bibir atau perfum sandalwood yang wangi.
Andai kamu tak pernah mencintai, kamu takkan pernah tersenyum dan bersuka hati
karena dia yang istimewa memandangi.
Andai kamu tak pernah mencintai, hatimu takkan pernah terbakar api kala seorang
dia dengan kawanmu bergandeng pergi.
Andai kamu tak pernah mencintai, kamu takkan pernah belajar berkorban hati demi
bahagia dia yang kamu kasihi.
Andai kamu tak pernah mencintai, kamu takkan pernah menyadari bahwa kerlip
bintang sanggup damaikan nurani.
Andai kamu tak pernah mencintai, air matamu takkan mengalir deras di pipi dan
isakmu terdengar malam hingga pagi karena luka dalam di hati yang sakitnya
tiada terperi.
Andai kamu tak pernah mencintai, kamu bukanlah dirimu yang kini.
Karena itu kubertanya:
Mengapa kamu berhenti mencinta?
Mengapa hatimu beku bagai tak berjiwa?
Mengapa hatimu beku bagai tak berjiwa?
Setelah semua yang cinta ajarkan, mengapa kini kamu mengusirnya?
Karena kamu kira dia bukan untukmu, dan kamu takut bila kamu tetap mencinta
Sakitkah yang
Mengapa kamu takut sakit terasa?
Dengan sakit kamu kan lebih
bijaksana...!!!
Mengapa kamu takut menderita?
Derita mengajarmu banyak perkara...!!!
Hal yang paling menyedihkan di hidupmu bukanlah kematian yang entah kapan akan
kamu tuju, namun di kala hati merahmu membiru beku, tiada lagi sepercik cinta
tuk membakar sumbu.
Kawanku..., teruslah mencintai.
Bagi hidup, itulah esensi, walau ujungnya tiada pasti, atau pasti membangun
pilu nurani,
Teruslah mencintai.
Junjung tinggi cinta suci,
Sebab hanya yang suci yang akan abadi.
Teruslah mencintai.
Selamat mencintai.
Dedicate to someone
hhmmm...
BalasHapusKoreksi : Live??? bener itu nulisnya wi? Live kayak yang di tipi-tipi atau konser Live?? haaa??
BalasHapus